Turbomeister
BerandaBlog › Panduan
PANDUAN Panduan MenentukanTotal Head Pompadengan Benar Sebelum Turbomeister
Panduan31 Januari 20267 menit baca

Panduan Menentukan Total Head Pompa dengan Benar Sebelum Membeli

Salah menghitung total head adalah penyebab pompa gagal mengalirkan air. Pelajari cara menghitungnya lengkap dengan contoh nyata.

Ketika sebuah pompa gagal mengalirkan air sesuai harapan, penyebab yang paling sering ditemukan adalah kesalahan dalam menghitung total head. Angka inilah yang menentukan seberapa kuat pompa harus bekerja, dan mengabaikannya berarti mempertaruhkan keberhasilan seluruh instalasi. Untungnya, menghitung total head tidak sesulit yang dibayangkan.

Pada artikel ini kita akan menguraikan komponen-komponen pembentuk total head satu per satu, lalu menyatukannya dalam sebuah contoh perhitungan yang mudah diikuti.

Memahami Head Statis

Head statis adalah selisih ketinggian vertikal antara permukaan air sumber dengan titik keluaran air tertinggi. Komponen ini terdiri dari dua bagian: jarak dari muka air hingga permukaan tanah, dan tinggi bangunan dari permukaan tanah hingga keran atau tandon teratas.

Head statis tidak bergantung pada apakah air mengalir atau tidak. Ia murni soal ketinggian yang harus ditaklukkan. Angka inilah yang menjadi dasar dari total head sebelum faktor lain ditambahkan.

Menambahkan Head Dinamis atau Kerugian Gesek

Ketika air mengalir di dalam pipa, ia mengalami gesekan dengan dinding pipa dan hambatan di setiap belokan, katup, serta sambungan. Hambatan ini disebut head loss atau kerugian gesek, dan bersama head statis membentuk head dinamis total. Faktor yang memengaruhinya antara lain:

Semakin panjang dan berliku jalur pipa, semakin besar pula kerugian yang harus dikompensasi oleh pompa. Inilah sebabnya pemilihan diameter dan jalur pipa yang efisien ikut memengaruhi kebutuhan head.

Contoh Perhitungan Sederhana

Mari kita ambil sebuah rumah contoh. Muka air sumur berada 20 meter di bawah tanah, dan keran tertinggi berada 8 meter di atas tanah. Maka head statisnya adalah 20 ditambah 8, yaitu 28 meter. Angka ini belum termasuk kerugian gesek.

Sebagai perkiraan aman, kerugian gesek pipa sering diestimasi sekitar 20 hingga 30 persen dari head statis pada instalasi rumah biasa. Bila kita ambil 25 persen dari 28 meter, tambahannya sekitar 7 meter. Dengan demikian, total head yang dibutuhkan mendekati 35 meter.

Tips Turbomeister: Selalu beri margin cadangan sekitar sepuluh persen di atas hasil hitungan Anda. Margin ini mengantisipasi penurunan muka air musim kemarau dan pengendapan di pipa seiring waktu.

Menerjemahkan Angka ke Pemilihan Pompa

Setelah total head diketahui, langkah berikutnya adalah mencocokkannya dengan kurva performa pompa. Anda mencari pompa yang pada angka head tersebut masih mampu memberikan debit air yang memadai. Pompa yang head maksimumnya hanya pas di angka kebutuhan biasanya kurang ideal, karena pada titik itu debitnya sudah sangat kecil.

Turbomeister menyediakan beragam kelas pompa submersible sehingga total head hasil perhitungan Anda dapat dicocokkan dengan model yang bekerja efisien, bukan sekadar yang sanggup mencapai ketinggian minimum.

Sudah menghitung total head tetapi ragu memilih modelnya? Bagikan angka kedalaman dan tinggi bangunan Anda ke tim Turbomeister via WhatsApp untuk rekomendasi pompa yang paling sesuai.Chat WhatsApp

Pompa jenis ini juga dikenal sebagai pompa satelit, pompa submersible, pompa sibel — istilah yang berbeda untuk perangkat yang sama.

Butuh bantuan langsung dari tim Turbomeister?Chat WhatsApp